Pusat Sejarah Islam
Bab 52 dari 55

Pasukan Usamah, surat ke raja-raja & daftar peperangan

Usamah bin Zaid ditunjuk memimpin pasukan ke Syam. Di bagian ini juga ada daftar utusan Nabi kepada para raja, 27 ghazwah dan 38 sariyah.

akhir hayatSumber: Ibnu Hisyam
Sekilas

Isi bab ini

Bab ini memuat bagian Ibnu Hisyam sesudah Haji Wada': pengiriman pasukan Usamah bin Zaid ke Palestina, sabda tentang al-Hawariyyun, para duta beliau kepada raja-raja, utusan Nabi 'Isa, serta daftar dua puluh tujuh perang dan tiga puluh delapan sariyah.

Pasukan Usamah

Sesudah Haji Wada', beliau tinggal di Madinah pada sisa bulan Dzulhijjah, Muharram, dan Shafar. Beliau mengirim pasukan ke Syam di bawah Usamah bin Zaid bin Haritsah, mantan budak beliau, menuju perbatasan al-Balqa' dan ad-Darum di wilayah Palestina; sejumlah Muhajirin generasi awal ikut.

Sabda tentang al-Hawariyyun

Menurut Abu Bakr al-Hudzali, sesudah umrah di Hudaibiyah beliau bersabda agar mereka tidak mengkhianatinya sebagaimana al-Hawariyyun mengkhianati 'Isa bin Maryam: yang diutus ke tempat dekat patuh, yang diutus ke tempat jauh berat hati.

Surat kepada raja-raja

Ibnu Ishaq menyebut delapan utusan beserta tujuannya, dari Kaisar Byzantium sampai al-Mundzir bin Sawa di Bahrain. Ibnu Hisyam menambah dua utusan, kepada Jabalah al-Ghassani dan kepada al-Harits al-Himyari, raja Yaman.

27 perang dan 38 sariyah

Ibnu Ishaq menutup bagian ini dengan dua daftar bernomor: dua puluh tujuh perang yang beliau ikuti, dari Waddan sampai Tabuk, dan tiga puluh delapan sariyah dan misi, dari 'Ubaidah bin al-Harits sampai ekspedisi Usamah ke Palestina.

Peta

Madinah, Mu'tah, dan Iskandariyah

Titik Madinah dan Mu'tah diambil dari data situs; Iskandariyah dari Wikipedia.

Madinah, Mu'tah, dan Iskandariyah
Tempat yang disebut Ibnu HisyamPerjalanan (garis perkiraan)
Lihat medan 3DPeta bergambar relief; titik dan garis sama dengan peta ini.
    Alur kisah

    Dari pasukan Usamah sampai daftar peperangan

    Tiap bagian diawali ringkasan singkat, dan teks lengkapnya bisa dibuka.

    Pengiriman pasukan, para duta, dan daftar peperangan

    Bab ini bukan pertempuran, sehingga tidak ada jumlah pasukan dari Ibnu Hisyam atau spesialisasi pasukan yang dapat dicatat; Wikipedia menulis sekitar 3.000 orang dengan 1.000 berkuda untuk pasukan Usamah, seperti pada kotak di bawah. Sketsa menata urutan bagian ini, dan tabel merangkum para duta menurut penuturan Ibnu Ishaq dan Ibnu Hisyam. Kami menggambarnya sendiri.

    URUTAN PENUTURAN IBNU ISHAQ DAN IBNU HISYAM; ILUSTRASI KAMI, TANPA JARAK DAN ARAHPASUKAN USAMAHal-Balqa' danad-DarumSABDA BELIAUtentangal-HawariyyunUTUSAN KEPADA RAJAdelapan menurut Ibnu Ishaq,dua tambahan Ibnu HisyamUTUSAN 'ISAnama-nama dannegeri tujuannya12327 PERANGyang beliau ikuti,Waddan sampai Tabuk38 SARIYAHdan misi, dari'Ubaidah sampai UsamahMISI TERAKHIRekspedisi Usamahke Palestina456Sketsa urutan yang kami gambar sendiri, tanpa jarak dan arah.
    UtusanDikirim kepadaDisebut oleh
    Dihyah bin Khalifah al-KalbiKaisar Byzantium RomawiIbnu Ishaq
    'Abdullah bin Hudzafah as-SahmiKisra PersiaIbnu Ishaq
    'Amr bin Umayyah adh-DhamriNajasyi, raja HabasyahIbnu Ishaq
    Hathib bin Abu Balta'ahal-Muqauqis di IskandariyahIbnu Ishaq
    'Amr bin al-'Ash as-SahmiJaifar dan 'Iyadh, anak al-Julunda al-Azdi, raja AmmanIbnu Ishaq
    Salith bin 'Amr (Bani 'Amir bin Luay)Tsumamah bin Utsal dan Haudzah bin 'Ali (Bani Hanifah), raja YamamahIbnu Ishaq
    al-'Ala' bin al-Hadhramial-Mundzir bin Sawa al-'Abdi, raja al-BahrainIbnu Ishaq
    Syuja' bin Wahb al-Asadial-Harits bin Abu Syamr al-Ghassani, raja di perbatasan SyamIbnu Ishaq
    Syuja' bin WahbJabalah bin al-Aiham al-GhassaniIbnu Hisyam
    al-Muhajir bin Abu Umayyah al-Makhzumial-Harits bin 'Abdu Kulal al-Himyari, raja YamanIbnu Hisyam
    1. Beliau mengirim pasukan ke Syam di bawah Usamah bin Zaid, menuju perbatasan al-Balqa' dan ad-Darum di wilayah Palestina.
    2. Sabda tentang al-Hawariyyun: yang diutus ke tempat dekat patuh, yang diutus ke tempat jauh berat hati.
    3. Para sahabat membawa surat ajakan kepada Islam ke para raja, seperti dirinci pada tabel di bawah.
    4. Ibnu Ishaq menyebut utusan 'Isa bin Maryam dari al-Hawariyyun dan al-Atba' ke berbagai negeri.
    5. Daftar dua puluh tujuh perang yang beliau ikuti, bernomor dari Waddan atau al-Abwa' sampai Tabuk.
    6. Daftar tiga puluh delapan sariyah dan misi, ditutup ekspedisi Usamah; Ibnu Hisyam menyebutnya misi terakhir yang beliau kirim.

    Soal peta. Ibnu Ishaq menyebut al-Balqa', ad-Darum, dan Iskandariyah tanpa jarak atau jalur. Pada peta hanya Madinah dan Iskandariyah yang menjadi titik tujuan, ditambah Mu'tah sebagai acuan karena Haykal menulis tujuan Usamah berada di sekitar Mu'tah. Al-Balqa' dan ad-Darum sendiri belum bertitik karena koordinatnya belum kami verifikasi.

    Perbedaan sumber

    Pasukan Usamah. Ibnu Hisyam di bagian ini hanya menyebut pengirimannya, tujuannya (al-Balqa' dan ad-Darum di wilayah Palestina), dan keikutsertaan Muhajirin awal; ia tidak menyebut umur Usamah, tempat berkumpul, atau jumlah pasukan. Haykal menulis Usamah belum genap dua puluh tahun, tujuannya al-Balqa' dan ad-Darum "di sekitar Mu'tah" tempat ayahnya gugur, serbuan dilakukan saat fajar secara mendadak, lalu pasukan segera kembali, dan pasukan berkumpul di al-Jurf dekat Madinah; Haykal juga menyebut Abu Bakar dan 'Umar termasuk yang disertakan. Haykal menulis serangan ke al-Balqa' dilancarkan dua puluh hari setelah pasukan berangkat ke utara (sesudah wafat dan pemakaman beliau), sedangkan Wikipedia (kami baca untuk pembanding) menulis misi selesai dalam empat puluh hari di luar perjalanan pulang, pasukan sekitar 3.000 orang dengan 1.000 berkuda, Usamah berumur 20 atau 18 tahun (dua angka pada halaman yang sama), dan Juni 632 M. Khan tidak memuat bagian ini. Para duta. Ibnu Hisyam menempatkan sabda tentang al-Hawariyyun sesudah umrah di Hudaibiyah (riwayat Abu Bakr al-Hudzali); Haykal menulis para sejarawan berbeda pendapat apakah para duta berangkat sebelum atau sesudah Khaybar dan lebih condong bahwa mereka tidak berangkat bersamaan. Haykal menulis sabda itu sebagai "jangan berselisih dan berpecah belah seperti murid-murid 'Isa", sedangkan Ibnu Hisyam menulis "jangan mengkhianatiku". Nama penerima surat sebagian berbeda: untuk Najasyi Ibnu Hisyam menulis 'Amr bin Umayyah adh-Dhamri dan Haykal 'Umar ibn Umayyah ad-Damri; untuk al-Harits al-Himyari Ibnu Hisyam menyebut al-Muhajir bin Abu Umayyah al-Makhzumi dan Haykal "Ibn Umayyah al-Makhzumi"; untuk Iskandariyah Ibnu Hisyam menulis al-Muqauqis dan Haykal "Uskup Agung Iskandariyah". Perintah kepada 'Amr bin al-'Ash untuk dua putra al-Julunda dan utusan kepada Jabalah al-Ghassani tidak kami temukan dalam daftar Haykal yang kami baca. Haykal juga memuat isi surat kepada Heraklius dan kabar bahwa surat itu sampai kepadanya saat ia berada di Hims, yang tidak ada di bagian Ibnu Hisyam ini. Daftar. Dua daftar bernomor (27 perang dan 38 sariyah) dan nama-nama utusan 'Isa tidak kami temukan di Haykal maupun Khan.

    1. Pasukan Usamah

      Perintah ke perbatasan al-Balqa'

      Sepulang dari Haji Wada', beliau tinggal di Madinah pada sisa bulan Dzulhijjah, Muharram, dan Shafar. Beliau mengirim pasukan ke Syam dengan Usamah bin Zaid bin Haritsah, mantan budak beliau, sebagai komandan, dan memerintahkannya menjejakkan kuda-kudanya ke perbatasan al-Balqa' dan ad-Darum di wilayah Palestina. Sejumlah Muhajirin generasi awal ikut dalam pasukan itu.

      Baca selengkapnya

      Setelah menunaikan haji wada', beliau pulang ke Madinah dan menghabiskan sisa-sisa hidupnya di sana pada sisa bulan Dzulhijjah, Muharram, dan Shafar. Beliau mengirim pasukan ke Syam dengan Usamah bin Zaid bin Haritsah, mantan budak beliau sebagai komandannya. Beliau memerintahkannya untuk menjejakkan kuda-kudanya ke perbatasan al-Balqa' dan ad-Darum, di wilayah Palestina. Kaum Muslimin segera bersiaga dan sejumlah Muhajirin generasi awal ikut Usamah bin Zaid dalam pasukan kali ini.1

    2. Para duta

      Sabda tentang al-Hawariyyun

      Menurut Abu Bakr al-Hudzali, sesudah umrah di Hudaibiyah beliau bersabda bahwa Allah mengutusnya sebagai rahmat bagi seluruh manusia, dan agar mereka tidak mengkhianatinya sebagaimana al-Hawariyyun mengkhianati 'Isa bin Maryam. Beliau menjelaskan bahwa yang diutus 'Isa ke tempat dekat patuh, sedangkan yang diutus ke tempat jauh keberatan, lalu Allah membuat tiap orang dari mereka berbicara dengan bahasa umat tujuannya.

      Baca selengkapnya

      Orang yang aku tidak ragukan integritasnya bercerita kepadaku, dari Abu Bakr al-Hudzali, ia berkata: Telah sampai berita padaku bahwa pada suatu hari beliau keluar menemui para sahabatnya setelah umrah di Hudaibiyah, kemudian beliau bersabda: "Hai manusia, sesungguhnya Allah mengutusku sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia. Maka janganlah kalian mengkhianatiku sebagaimana al-Hawariyyun mengkhianati 'Isa bin Maryam." Para sahabat bertanya: "Bagaimana al-Hawariyyun mengkhianati 'Isa bin Maryam, wahai Rasulullah?" Rasulullah bersabda: "'Isa bin Maryam menyeru mereka kepada sesuatu sebagaimana halnya aku juga menyerukan hal tersebut kepada kalian. Adapun orang yang diutus 'Isa bin Maryam ke tempat yang dekat, ia tunduk dan patuh. Sementara orang yang diutus 'Isa bin Maryam ke tempat yang jauh, ia enggan dan berat hati untuk melaksanakan tugas tersebut. 'Isa mengadukan itu kepada Allah, maka jadilah orang-orang yang merasa keberatan itu dan setiap orang dari mereka jadi berbicara dengan bahasa ummat kemana mereka diutus.2

    3. Utusan kepada raja

      Surat ajakan kepada Islam

      Beliau mengutus beberapa sahabat membawa surat ajakan kepada Islam: Dihyah al-Kalbi kepada Kaisar Byzantium, 'Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi kepada Kisra Persia, 'Amr bin Umayyah adh-Dhamri kepada Najasyi, Hathib bin Abu Balta'ah kepada al-Muqauqis di Iskandariyah, 'Amr bin al-'Ash kepada dua putra al-Julunda, Salith bin 'Amr kepada dua tokoh Bani Hanifah di Yamamah, al-'Ala' bin al-Hadhrami kepada al-Mundzir bin Sawa di Bahrain, dan Syuja' bin Wahb kepada al-Harits bin Abu Syamr al-Ghassani. Ibnu Hisyam menambahkan Syuja' bin Wahb kepada Jabalah bin al-Aiham dan al-Muhajir bin Abu Umayyah kepada al-Harits bin 'Abdu Kulal al-Himyari, raja Yaman.

      Baca selengkapnya

      Kemudian Rasulullah mengutus beberapa orang dari sahabatnya untuk membawakan suratnya kepada para raja yang berisi ajakan kepada Islam. Beliau mengutus Dihyah bin Khalifah al-Kalbi kepada Kaisar Byzantium Romawi, 'Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi kepada Kisra Persia, 'Amr bin Umayyah adh-Dhamri kepada Najasyi, raja Habasyah, Hathib bin Abu Balta'ah kepada al-Muqauqis di Iskandariyah, 'Amr bin al-'Ash as-Sahmi kepada Jaifar dan 'Iyadh keduanya anak al-Julunda al-Azdi- raja Amman, Salith bin 'Amr salah seorang warga Bani 'Amir bin Luay kepada Tsumamah bin Utsal dan Haudzah bin 'Ali -keduanya dari Bani Hanifah- raja Yamamah, al-'Ala' bin al-Hadhrami kepada al-Mundzir bin Sawa al-Abdi raja al-Bahrain, dan Syuja' bin Wahb al-Asadi kepada al-Harits bin Abu Syamr al-Ghassani raja di perbatasan Syam.

      Rasulullah juga mengirim Syuja' bin Wahb kepada Jabalah bin al-Aiham al-Ghassani dan al-Muhajir bin Abu Umayyah al-Makhzumi kepada al-Harits bin 'Abdu Kulal al-Himyari, raja Yaman.23

    4. Utusan 'Isa

      Nama-nama yang diutus

      Ibnu Ishaq menyebut utusan 'Isa bin Maryam dari al-Hawariyyun dan al-Atba' ke berbagai negeri, mulai Butrus (Peter) bersama Bulus (Paulus) ke negeri Romawi, Andarais dan Matta ke negeri kanibal, Thomas ke Babilonia, Philip ke Qarthajannah, Yohannes ke Afsus, Ya'qubus ke Yerusalem, Ibnu Tsalma' kepada Arab Badui di Hijaz, Simon ke negeri Barbar, dan Yahuda yang digantikan.

      Baca selengkapnya

      Orang-orang dari al-Hawariyyun dan al-Atba' (bukan pengikut Nabi 'Isa langsung, tabiin) yang diutus Nabi 'Isa bin Maryam 'alaihis salam ke berbagai negeri adalah sebagai berikut: Butrus (Peter, Petrus) Al-Hawari bersama Bulus (Paulus) -ia termasuk al-Atba dan tidak termasuk al-Hawariyyun- ke negeri Romawi, Andarais (Andrew) dan Matta (Mathius) ke negeri yang penduduknya memakan daging manusia (kanibal), Thomas ke negeri Babilionia, negeri di timur, Philip ke Qarthajannah (Chartage) yang tidak lain adalah Afrika, Yohannes ke Afsus (Ephesus), desa tempat tinggal anak muda ashabul kahfi, Ya'qubus (James) ke Yerusalem yang tidak lain adalah Iliya', sebuah desa di Baitul Maqdis, Ibnu Tsalma' (Bartholomew) kepada orang-orang Arab Baduy yang berada di Hijaz, Simon ke negeri Barbar, Yahuda (Judah) -ia tidak termasuk al-Hawariyyun- ditempatkan Nabi 'Isa bin Maryam di tempat Yudas.14

    5. 27 peperangan

      Yang beliau ikuti sendiri

      Menurut Ibnu Ishaq dalam riwayat Ziyad al-Bakkai, beliau berperang sebanyak dua puluh tujuh kali, mulai dari Waddan atau al-Abwa' sampai Tabuk. Daftar bernomor ini memuat nama peperangan satu per satu, dari nomor 1 sampai nomor 27.

      Baca selengkapnya

      Ziyad bin 'Abdullah al-Bakkai bercerita kepada kami dari Muhammad bin Ishaq al-Muthallabi ia berkata: beliau berperang sebanyak dua puluh tujuh kali. Perang-perang yang dilalui oleh beliau adalah sebagai berikut:2

      1. Perang Waddan a.k.a Perang al-Abwa'. 2. Perang Buwath di Radhwa. 3. Perang al-Qusyairah di lembah Yanbu'. 4. Perang Badar Pertama dalam rangka mencari Kurz bin Jabir. 5. Perang Badar al-Kubra yang mana di dalamnya tokoh-tokoh Quraisy banyak tewas. 6. Perang Bani Sulaim hingga tiba di al-Kudr. 7. Perang as-Sawiq dalam rangka mencari Abu Sufyan bin Harb. 8. Perang Ghathafan yakni Perang Dzu Amar. 9. Perang Bahran di kawasan tambang di al-Hijaz. 10. Perang Uhud. 11. Perang Hamra'ul Asad. 12. Perang Bani an-Nadhir. 13. Perang Dzatu ar-Riqa'. 14. Perang Badar Terakhir. 15. Perang Dawmatul al-Jandal. 16. Perang Khandaq. 17. Perang Bani Quraizhah. 18. Perang Bani Lahyan dari suku Hudzail. 19. Perang Dzu Qarad. 20. Perang Bani al-Mushthaliq dari suku Khuza'ah. 21. Perang al-Hudaibiyah dimana Rasulullah tidak menginginkan perang, karena dilarang melaksanakan umrah oleh kaum musyrikin 22. Perang Khaybar. 23. Umrahul Qadha'. 24. Perang Penaklukan Makkah. 25. Perang Hunain. 26. Perang Thaif. 27. Perang Tabuk.

    6. 38 sariyah

      Misi dan pasukan yang beliau kirim

      Menurut Ibnu Ishaq, jumlah misi dan sariyah yang beliau kirim adalah tiga puluh delapan, dimulai dari serangan 'Ubaidah bin al-Harits di Tsaniyatul Marrah dan ditutup dengan ekspedisi Usamah bin Zaid ke Palestina. Ibnu Hisyam menutup: itulah misi terakhir yang beliau kirim.

      Baca selengkapnya

      Total misi dan sariyah (pasukan tempur) yang dikirim Rasulullah ialah tiga puluh delapan, dengan rincian sebagai berikut: 1. Serangan 'Ubaidah bin al-Harits di Tsaniyatul Marrah Bawah. 2. Serangan Hamzah bin 'Abdul Muththalib ke pantai laut di daerah al-Ish. 3. Serangan Sa'ad bin Abu Waqqash ke al-Kharrar. 4. Penyerbuan 'Abdullah bin Jahsy ke Nakhlah. 5. Serangan Zaid bin Haritsah ke al-Qaradah. 6. Serangan Muhammad bin Maslamah terhadap Ka'ab bin al-Asyraf. 7. Serangan Martsad bin Abu Martsad al-Ghanawi ke ar-Raji'. 8. Serangan al-Mundzir bin 'Amr ke Bi'ru Ma'unah. 9. Serangan Abu 'Ubaidah bin al-Jarrah ke Dzu al-Qashshah di jalan ke Irak. 10. Serangan 'Umar bin Khaththab ke Turbah, daerah di Bani 'Amir. 11. Serangan 'Ali bin Abu Thalib ke Yaman. 12. Serangan Ghalib bin 'Abdullah al-Kalbi yaitu Kalbi Laits ke al-Kadid. Pada serangan tersebut, Ghalib bin 'Abdullah al-Kalbi berhasil mengalahkan Bani al-Mulawwah. Kemudian 13. Serangan 'Ali bin Abu Thalib ke Bani 'Abdullah bin Sa'ad dari penduduk Fadak. 14. Serangan Abu al-Auja' as-Sulami ke Bani Sulaim. Pada penyerbuan tersebut, Abu al-Auja' dan sahabat-sahabatnya gugur sebagai syahid. 15. Serangan 'Ukkasyah bin Mihshan ke al-Ghamrah. 16. Serangan Abu Salamah bin 'Abdul Asad ke Qathan, salah satu mata air Bani Asad dari arah Najd. Pada serangan tersebut, 'Urwah bin Mas'ud gugur sebagai syahid. 17. Serangan Muhammad bin Maslamah ke saudara Bani Haritsah al-Quratha' dari Hawazin. 18. Serangan Basyir bin Sa'ad bin Murrah terhadap orang-orang Fadak. 19. Serangan Basyir bin Sa'ad bin Murrah ke daerah di Khaybar. 20. Serangan Zaid bin Haritsah ke al-Jamum, salah satu daerah Bani Sulaim. 21. Serangan Zaid bin Haritsah ke Judzam, salah satu daerah di Khusyain. 22. Serangan Zaid juga mengarah ke Tharaf di arah Nakhl, dari jalur Irak. Serangan Zaid bin Haritsah Pada Bani Fazarah dan Terbunuhnya Ummu Qirfah 23. Serangan Zaid bin Haritsah ke Lembah al-Qura. 24. Serangan 'Abdullah bin Rawahah ke Khaybar dua kali. Di salah satu serangannya, 'Abdullah bin Rawahah berhasil melukai al-Yasir bin Rizam. 25. Serangan 'Abdullah bin 'Atik ke Khaybar. Di penyerbuan tersebut, 'Abdullah bin 'Atik berhasil membunuh Abu Rafi' bin Abu al-Huqaiq. 26. Serangan 'Abdullah bin Unair ke Khalid bin Sufyan bin Nubaih al-Hudzali. 27. Serangan Zaid bin Haritsah, Ja'far bin Abu Thalib, dan 'Abdullah bin Rawahah di Mu'tah, daerah di Syam. Pada perang tersebut, ketiga sahabat tersebut gugur sebagai syuhada. 28. Serangan Ka'ab bin 'Umair al-Ghifari ke Dzatu Athlah, daerah di Syam. Pada serangan tersebut, Ka'ab bin 'Umair al-Ghifari dan sahabat-sahabatnya terbunuh. 29. Serangan 'Uyainah bin Hishn bin Hudzaifah bin Badr ke Bani al-Anbar, salah satu suku dari Bani Tamim. 30. Serangan Ghalib bin 'Abdullah al-Kalbi yaitu Kalbi Laits, ke daerah Bani Murrah. 31. Serangan 'Amr bin al-'Ash ke Dzatu as-Salasil, salah satu daerah Bani Udzrah. 32. Serangan Ibnu Abi Hadrad atas Suku Idham dan Pembunuhan Atas 'Amir bin al-Adhbath al-Asyja'i. 33. Serangan Ibnu Hadrad al-Aslami untuk Membunuh Rifa'ah bin Qais al-Jusyami. 34. Serangan 'Abdurrahman bin 'Auf ke Dumatul al-Jandal. 35. Serangan Salim bin 'Umar untuk Membunuh Abu Afak. 36. Serangan 'Umair bin 'Adi al-Khathmi Untuk Membunuh Ashma binti Marwan. 37. Serangan 'Ali bin Abi Thalib ke Yaman, terjadi sebanyak dua kali. 38. Ekspedisi Usamah bin Zaid ke Palestina.1

      "Itulah misi terakhir yang dikirim Rasulullah."25

    Catatan

    1. Ibnu Ishaq.
    2. Tambahan Ibnu Hisyam.
    3. Ejaan: tercetak "Al-Muqaiqis", kami membaca "Al-Muqauqis"; tercetak "lyadh", kami membaca "'Iyadh".
    4. Ejaan: tercetak "keberbagai", kami membaca "ke berbagai".
    5. Ejaan: tercetak "Al-Ouratha'", kami membaca "Al-Quratha'".

    Bab ini bersumber dari Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam, yang banyak mengutip Ibnu Ishaq. Ejaan nama mengikuti edisi terjemahan yang kami pakai. Rujukan halaman akan dimuat di lampiran. Bab berikutnya membahas sakit dan wafat beliau.